surat untuk sang pemimpin

sehelai rambut yang jatuh dari belaian pertiwi adalah awal dari kehancuran

kobaran semangat sang pemeimpin ada untuk berjuang
namun apa yang telah kau bangun wahai aura negeri

kesucia aura yang datang untuk membelai pertiwi menjadi hitam legam
keindahan aura yang menghampiri untuk memeluk pertiwi menjadi hasrat bernada sumbang

wahai aura aura negeri yang kami puja untuk mencipta
ini adalah amanat jiwa jiwa yang lemah
ini adalah amanat sang khalik

tak mampukah sang suci dalam hatimu berkata
bahwa aku adalah ciptannya

tak bisakan kelapangan dalam jiwamu ber seru
bahwa aku akan kembali untuknya

apa yang kau akan bawa wahai aura negeriku
tak ada satupun yang bisa membantu dalam hisaban sang khalik
tak ada satupun petaka yang akan lepas dari sebuah kenyataan

siapapun kamu wahai aura negeriku
kamu akan menjadi panutan jiwa jiwa yang lemah
dan jiwa yang selalu ada untuk mendukung perubahan pertiwi

About ngengeh

Nama gw ndry

Posted on February 17, 2008, in Puisi. Bookmark the permalink. 1 Comment.

  1. duch,,,,,puitis banget pa kata2nya jadi pengen,,,,
    he,,,,he,,,,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: