antenna e-goen

Membangun antenna e-goen

by

Hendry Cahya Irawan

 

Alat dan bahan yang di Gunakan

  • Tutup panci atau Wajan penggorengan
  • Pralon 3″ buat feeder
  • Tutup pralon 3″ : 2 bh
  • Pralon 1″ , buat support pemasangan Wifi USB
  • Tutup pralon 1″ : 1 bh
  • Baut besar : 1 bh
  • Baut kecil : 1 bh
  • Aluminum tape, untuk melapisi pralon 3″ yg dipakai buat feeder
  • Pipa listrik yg kecil (diameter 1 cm), untuk pelindung sambungan kabel UTP
  • Rubber Tape, untuk nutup Pipa listrik
  • Secangkir kopi sebagai penyedap rasa.😀

 

Langkah pembuatan

1

Siapkan material yang dibutuhkan USB WLAN, wajan / penggorengan, pipa pralon 3″, pipa pralon 1.25″ dan tutup pipa pralon, kabel USB yang di perpanjang dan USB Extender jika di perlukan.

2

Lubangi wajan, siapkan tutup pralon 3″ dan tutup pralon 1.25″ yang di bor di tengahkan. Kemudian di baut semua menjadi satu kesatuan satu sama lain ke dasar wajan.

3

Wajan tampak belakang sesudah di bautkan penutup pralon di muka wajan.

4

Siapkan USB WLAN. Tutup USB WLAN dengan karet untuk melindungi USB WLAN dari hujan.

5

Masukan karet pelindung ke USB WLAN

6

masukan USB WLAN yang dilindungi karet ke pralon 1″ sebagai dudukan. Posisikan USB WLAN sekitar 4 cm dari ujung pralon yang paling jauh dari wajan.

7

USB WLAN pada pralon, tampak dari sudut lain.

8

Tutup pralon untuk di letakan di ujung pralon 3″. Semua dinding tutup pralon ditutup dengan aluminium tape. Kombinasi tutup pralon yang di lapisi alumunium tape dan pralon yang ditutupi aluminium tape sebetulnya menjadi konstruksi antenna kaleng. Di ambil foto dari muka.

9

Tutup pralon untuk diletakan di ujung pralon. Di ambil foto dari belakang.

10

Pralon 3″ dilapis aluminium tape, tidak sampai ujung. Sisakan beberapa sentimeter yang dihitung dari fokus wajan. Lubangi wajan sekitar 4 cm dari ujung, untuk connector USB WLAN.

11

USB WLAN sudah dimasukan ke pralon. USB WLAN keluar pada jarak sekitar 4 cm dari ujung pralon..

12

Tampak depan

13

Tampak samping

14

Masukan tutup pralon 3″.

15

Masukan pralon 3″ ke tutup pralon 3″ yang sudah di baut ke wajan.

16

Selesai sudah Wajanbolic e-goen. Sambungkan kabel USB yang sudah di perpanjang dengan kabel UTP. Wajanbolic e-goen siap mengabdi.

 

About ngengeh

Nama gw ndry

Posted on September 27, 2007, in Antenna. Bookmark the permalink. 12 Comments.

  1. mas Hendry, dengan penjelasan membangun antena e-goen, membuatnya sangat menarik untuk dicoba, thanks ya mas, namun ada sedikit hambatan saat saya coba untuk membuatnya, yaitu ; 1). berapa nilai pasti untuk bagian paralon yg tidak dilapis dengan alumunium ; 2). bagaimana penentuan jarak antar dasar wajan dengan usb wlan ; 3). bgm pengaruh kecekungan wajan terhadap penerimaan gelombang radio ; 4). berapa ukuran diameter wajan yg ideal; 5). dengan formula ini berapa jarak terjauh antara AP dengan antena ?

  2. 1. bagian paralon yang di lapisi oleh aluminium foil , menggunakan rumus antenna kaleng,
    2. untuk menentukan antara usb dan wlan ada 2 yang di tentukan
    a. jarak antara wajan dengan yang di lapisi,
    b. jarak usb di dalam aluminium foil
    3.pengarush dari wajan dengan penerimaan gelombah sesudah saya ujicoba adalah semakin besar wajan maka semakin kuat sinyal Rx yang di terima, begitupun sinyal TX nya
    4. ukuran wajan yang ideal tergantung dari wajan yang ada😀 yaa di sarankan seh yang diameternya sekitar di atas 50 cm
    5. hasil ujicoba yang saya lakukan di kondisi crowded saya bisa menangkap sinyal nyampe 1,5 KM dengan USB D link🙂

  3. waw bisa jadi modal RtRwNet nih..

    mantaf

    makasih atas referensinya

  4. wachhh !!! pak ! koleksi photo nya bagus .
    gmn cara buat nya pak ?

  5. panjang pipa paralon minimal berapa CM dan setting usb2.0 ke 1.0 di windows, gimana caranya.

  6. kalau hotspotnya limited or not connection, penyebabnya apa yah?

  7. mas Hendry, sy ada kesulitan penyanmbungan kabel UTP dg kabel USB, USB yg sy potong ada 4 kabel dan lilitan kabel ground yg putih itu, sedangkan kabel UTPnya kan ga ada kabel lilitan spt itu, lalu bagm ya mas, sdh sy sambungkan ternyata ga sinyal. bisa bantu ya mas.tks

    • iya pak🙂 kabel usb itu ada 4 kabel
      1. +
      2. –
      3. data
      4. data

      jika kabel yang di gunakan jenisnya kurang bagus memang berakibat pemanjangan jadi kurang sempurna, makanya pemanjangan kabel di usahakan tidak lebih dari 10 M dan di usakan dengan jenis kabel dengan low loss.

  8. mas Hendry, sy udah pake UTP merk Belden yg asli, utk uk 3 m bisa, tp utk 10m nya ga bisa, bgm ya mas, apa bisa bantu ? dan utk merk USB Wifi apa ? sementara sy udah beli merk TP Link, apa bisa mas. terima kasih.

    • biasanya jika tidak bisa memang karena tegangan USB / sinyal loss pak , sehingga coba pake kabel yang non loss.

      saya biasanya memakai belden cable dan usb nya di potong pas dekat connector karena pengalaman kabel USB kurang bagus loss nya terlalu tinggi

  9. mas, ada tambahan dikit aja, caranya merubah set USB dr 2.0 menjadi 1.1 seperti yg disarankan e-goen bgm ya ? makasi buuaanyak mas.

  1. Pingback: NAT (NETWORK ADDRESS TRANSLATION) « Sofyanbarlog’s Weblog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: